Bau jalan raya yang sama setiap sorenya
Kemacetan yang mau tidak mau harus dinikmati setiap pulang kerja
Kendaraan yang saling berlomba untuk sampai ditempat tujuan masing - masing
Lalu lalang manusia dengan kepentingannya sore ini
Semua masih sama dengan segala hiruk pikuknya
Tawa sore ini pun masih sama seperti kemarin
Bahasan - bahasan tentang pasangan masing - masing
Topik yang takkan habis diulas meski mungkin sudah berganti pasangan
Sesapan kopi kental dan pahit dari cangkir keramik kecil
Kepulan asap dari sebatang rokok yang sengaja dihisap lambat dan dalam
Ada rasa manis bercampur getir yang menyelinap menimbulkan tanya
Apakah rindu yang tak berbalas seperti ini rasanya
Memejamkan mata dan kembali ke memori kala itu sudah jadi hobi tersendiri
Mengingat segalanya sendiri dan tersenyum meski tahu itu sudah berlalu cukup lama
Hangat rasanya membayangkan pelukan besar dan erat sepulang kerja
Kecupan singkat di kening dan pelukan lama yang takkan pernah kembali
Nyatanya kini yang kuhadapi hanya jalanan sore yang padat
Gelak tawa dan perbincangan samar - samar dari sesama pengendara dijalan
Langit sore yang perlahan menghitam menyambut bulan dengan sendu
Setidaknya masih bisa bernafas dalam sesak karena sebuah rindu yang enggan berlalu
Kemacetan yang mau tidak mau harus dinikmati setiap pulang kerja
Kendaraan yang saling berlomba untuk sampai ditempat tujuan masing - masing
Lalu lalang manusia dengan kepentingannya sore ini
Semua masih sama dengan segala hiruk pikuknya
Tawa sore ini pun masih sama seperti kemarin
Bahasan - bahasan tentang pasangan masing - masing
Topik yang takkan habis diulas meski mungkin sudah berganti pasangan
Sesapan kopi kental dan pahit dari cangkir keramik kecil
Kepulan asap dari sebatang rokok yang sengaja dihisap lambat dan dalam
Ada rasa manis bercampur getir yang menyelinap menimbulkan tanya
Apakah rindu yang tak berbalas seperti ini rasanya
Memejamkan mata dan kembali ke memori kala itu sudah jadi hobi tersendiri
Mengingat segalanya sendiri dan tersenyum meski tahu itu sudah berlalu cukup lama
Hangat rasanya membayangkan pelukan besar dan erat sepulang kerja
Kecupan singkat di kening dan pelukan lama yang takkan pernah kembali
Nyatanya kini yang kuhadapi hanya jalanan sore yang padat
Gelak tawa dan perbincangan samar - samar dari sesama pengendara dijalan
Langit sore yang perlahan menghitam menyambut bulan dengan sendu
Setidaknya masih bisa bernafas dalam sesak karena sebuah rindu yang enggan berlalu
Komentar
Posting Komentar