Langsung ke konten utama

Bukan lagi untuk cinta - cintaan

Manusia diciptakan berpasang - pasangan
Dan konon manusia berhak memilih siapa pasangannya
Pertanyaannya manusia yang mana atau yang bagaimana
Sudah yakin bisa memilih dan pasti berhasil

Jika memang berhak memilih lalu patah hati itu apa
Jika memang berhak memutuskan lalu perceraian itu apa
Jika memang berhak memilah - milah lalu bunuh diri karna cinta itu apa
Bukannya hak itu tidak mutlak dimiliki manusia

Sepertinya perlu koreksi untuk asumsi itu
Karna dengan pernyataan yang dianggap wajar dan lumrah bahwa " Manusia adalah tempatnya khilaf, salah & dosa "
Lebih baik manusia mencoba berpikir ulang bahwa mereka berhak menentukan pasangannya
Sejauh apa kata berhak berlaku disini ketika semua bisa diputar balik saat hasilnya tidak menyenangkan

Manusia yang masih menganut era Datuk Maringgi banyak berkeliaran
Manusia yang masih menganut era Ibu Tiri Cinderela juga berlimpah
Dan manusia yang masih bertahan bahwa cinta sejati takkan kemana makin tersisih dan hampir punah
Ya, manusia realistis dengan kematrealistisannya membunuh dengan keji manusia realistis dengan kekuatan doa dan ratapannya

Ketika manusia sudah merasa tidak perlu bertanya kepada Tuhan tentang pilihan hatinya
Ketika manusia sudah merasa berhak memasang - masangkan daripada Tuhan
Ketika manusia sudah mengambil alih penuh masalah perjodohan di bumi
Dan pastikan sampai akhir pun jangan meneriaki / memanggil Tuhan ketika ego kalian menghasilkan petaka

Manusia realistis yang bertahan dengan doa & ratapannya hanya bisa meyakini
Tuhan tidak pernah salah memisahkan / menyatukan manusia satu dengan yang lain
Karena Tuhan mau pasangan yang dia ciptakan membawa damai sukacita
Bukan pasangan reka - reka manusia yang bisa saja membawa petaka kengerian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toxic

Manusia dengan obsesinya, Manusia dengan hidup dan cita - citanya Ada kalanya menjadi sok tahu antara satu dengan lainnya Tiba - tiba menjadi bijaksana layaknya motivator Menjadi lugas menyampaikan bahwa hidup harus dengan ikhlas dan rasa syukur Manusia dengan sepatunya masing - masing dan jalannya masing - masing Tidak semua bisa menyikapi dengan enteng ikhlas dan bersyukur Tidak setiap kali bisa memandang segalanya dari kacamata pemuka agama atau cendekiawan Semua dengan kemudi dan arah tujuan yang berbeda - beda Itu kenapa profesi psikologi itu dibutuhkan dan mahal Karena manusia ingin didengar bukan diceramahi balik Saat orang butuh didengar bukan dikomentari apalagi diajak bersyukur Dan ketika ada pribadi yang merasa siapapun dan segala hal disekitarnya bersifat racun Tidak perlu memaksakan diri jadi manusia sosial jika nyatanya tidak nyaman Tidak perlu berusaha keras menjadi terbuka dan menyenangkan Tidak perlu menjadi yang bukan diri sendiri hany...

Makna " Mencintai tidak harus memiliki "

Apa masih berlaku di zaman ini ? Bukannya itu kalimat kuno utk kisah yg berakhir tdk bahagia ? Atau mgkn bs dialihkan dgn " Tuhan mau kasih yg terbaik menurutNya " ? Apapun itu Mau dibilang kuno, dibilang kalimat pengalihan / cara menghibur diri Nyatanya memang tdk semua hal bs kita dapatkan didunia ini Bukan masalah kaya atau miskin, memang di mata Tuhan semua sama, sayangnya semakin sedikit manusia yg katanya berTuhan namun nyatanya sikap & perbuatannya tdk mencerminkan Tuhannya sama sekali Apapun itu Ketika apa yg sdh didoakan dgn sungguh², menangis meratap memohon sampe jungkir balik, bahkan berani²nya nego dgn Tuhan tapi jika Tuhan bilang " Tidak " atau " Tunggu " ya sudah Mending kalo Tuhan blg " Tunggu ", msh ada kemungkinan Dia sdg mempersiapkan segalanya utk sebuah kisah yg mgkn inspiratif / luar biasa indah Tapi kalo Tuhan sdh blg " Tidak ", habis sudah, cari cara aja utk menyelamatkan diri sendiri dr keputus a...