Langsung ke konten utama

Makna " Mencintai tidak harus memiliki "

Apa masih berlaku di zaman ini ?
Bukannya itu kalimat kuno utk kisah yg berakhir tdk bahagia ?
Atau mgkn bs dialihkan dgn " Tuhan mau kasih yg terbaik menurutNya " ?

Apapun itu
Mau dibilang kuno, dibilang kalimat pengalihan / cara menghibur diri
Nyatanya memang tdk semua hal bs kita dapatkan didunia ini
Bukan masalah kaya atau miskin, memang di mata Tuhan semua sama, sayangnya semakin sedikit manusia yg katanya berTuhan namun nyatanya sikap & perbuatannya tdk mencerminkan Tuhannya sama sekali

Apapun itu
Ketika apa yg sdh didoakan dgn sungguh², menangis meratap memohon sampe jungkir balik, bahkan berani²nya nego dgn Tuhan tapi jika Tuhan bilang " Tidak " atau " Tunggu " ya sudah
Mending kalo Tuhan blg " Tunggu ", msh ada kemungkinan Dia sdg mempersiapkan segalanya utk sebuah kisah yg mgkn inspiratif / luar biasa indah
Tapi kalo Tuhan sdh blg " Tidak ", habis sudah, cari cara aja utk menyelamatkan diri sendiri dr keputus asaan yg bs saja berujung bunuh diri, ga sedikit orang yg sdh hilang harap, hilang arah & tdk ada seorang pun yg tahu / kalo pun tahu jg hanya sekedar ingin tahu bkn utk perduli / menolong

Apapun itu
Secara garis besar memang manusia berhak atas kebahagiaannya, berhak atas hidupnya & berhak menentukan jalannya
Sayangnya ga semua hal di dunia ini termasuk sesama, bisa menerima cara kita utk bahagia, hidup dan menentukan jalan, entah dari yg sedarah / orang² yg ada di sekitar kita
Ketika rasa bahagia bisa dibeli dengan materi, bisa ditukar dengan barang / bs dialihkan dgn segala yg bs dibayar lalu merasa diri kaya
Lalu ketika semua itu habis & hilang, apa kita msh bisa bahagia ?

Apapun itu
Ketika makna " Mencintai tidak harus memiliki " karna satu dan lain hal yg seharusnya tdk bisa dialihkan, tdk bisa ditukar & tdk bisa dibeli nyatanya jadi hal duniawi yg berkutat dengan ego, gengsi, harga diri & eksistensi yg semu
Maka jadilah tercipta bahwa si miskin tdk blh dgn si kaya, si broken home tdk blh dgn si harmonis, si buruk tdk blh dgn si elok dan sebagainya
Ketika peran Tuhan disini diambil alih oleh manusia hanya karna ego, gengsi, harga diri & eksistensi lalu manusia menjadikan segalanya seolah benar & terpuji, pernah terbersit apa yang Tuhan rasakan ?

Apapun itu
Berdoalah, jangan berhenti berharap
Jangan berharap pada manusia, tapi tetap arahkan center ke Tuhan
Bukan karna Dia tdk pernah mengecewakan, tapi Dia tdk pernah mau kita celaka
Dia mgkn tdk menghindarkan, tp Dia menyertai sampai kita mampu melaluinya
Dia mgkn diam dgn semua doa² kita, tp Dia tdk akan tinggal diam ketika tahu itu sdh pd batas kemampuan kita & Dia akan turun tangan

Apapun itu
Percayalah Dia masih Tuhan, Dia masih sanggup & Dia akan menjawab serta menjadikan segalanya indah pada waktuNya
Klise ?
Sayangnya saya tetap percaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan lagi untuk cinta - cintaan

Manusia diciptakan berpasang - pasangan Dan konon manusia berhak memilih siapa pasangannya Pertanyaannya manusia yang mana atau yang bagaimana Sudah yakin bisa memilih dan pasti berhasil Jika memang berhak memilih lalu patah hati itu apa Jika memang berhak memutuskan lalu perceraian itu apa Jika memang berhak memilah - milah lalu bunuh diri karna cinta itu apa Bukannya hak itu tidak mutlak dimiliki manusia Sepertinya perlu koreksi untuk asumsi itu Karna dengan pernyataan yang dianggap wajar dan lumrah bahwa " Manusia adalah tempatnya khilaf, salah & dosa " Lebih baik manusia mencoba berpikir ulang bahwa mereka berhak menentukan pasangannya Sejauh apa kata berhak berlaku disini ketika semua bisa diputar balik saat hasilnya tidak menyenangkan Manusia yang masih menganut era Datuk Maringgi banyak berkeliaran Manusia yang masih menganut era Ibu Tiri Cinderela juga berlimpah Dan manusia yang masih bertahan bahwa cinta sejati takkan kemana makin tersisih dan ha...

Toxic

Manusia dengan obsesinya, Manusia dengan hidup dan cita - citanya Ada kalanya menjadi sok tahu antara satu dengan lainnya Tiba - tiba menjadi bijaksana layaknya motivator Menjadi lugas menyampaikan bahwa hidup harus dengan ikhlas dan rasa syukur Manusia dengan sepatunya masing - masing dan jalannya masing - masing Tidak semua bisa menyikapi dengan enteng ikhlas dan bersyukur Tidak setiap kali bisa memandang segalanya dari kacamata pemuka agama atau cendekiawan Semua dengan kemudi dan arah tujuan yang berbeda - beda Itu kenapa profesi psikologi itu dibutuhkan dan mahal Karena manusia ingin didengar bukan diceramahi balik Saat orang butuh didengar bukan dikomentari apalagi diajak bersyukur Dan ketika ada pribadi yang merasa siapapun dan segala hal disekitarnya bersifat racun Tidak perlu memaksakan diri jadi manusia sosial jika nyatanya tidak nyaman Tidak perlu berusaha keras menjadi terbuka dan menyenangkan Tidak perlu menjadi yang bukan diri sendiri hany...