Manusia bisa memilih siapa pasangannya
Manusia berhak menjatuhkan hatinya untuk siapa
Manusia mutlak memegang kendali atas keputusannya
Tapi seorang anak hanyalah hasil dari hubungan badan antar manusia yang berbeda jenis kelamin
Menjadi egois dalam menentukan hidup
Memegang teguh idealis yang kadang salah kaprah
Mengeraskan hati atas dasar emosi yang tak terarah
Nyatanya seorang anak hanya bisa menjadi saksi bisu hubungan suami istri yang ia sebut orangtua
Anak tidak bisa menjatuhkan pilihan dilahirkan ditengah orangtua yang seperti apa
Anak melewati tumbuh kembangnya di lingkungan yang tidak bisa ia tolak
Anak menjadi sosok dewasa yang entah nantinya berkarakter seperti apa
Anak bahkan tidak dibenarkan untuk sekedar menilai bagaimana orangtuanya
Semuanya luluh lantak datang bersama awan hitam pekat yang menggelapkan seluruh pandangan
Waktu yang tak terduga nyatanya sudah ditentukanNya untuk kembalinya seseorang yang ia panggil " Bapak "
Anak yang tak sengaja mengambil alih tugas hakim untuk mengadili sosok yang ia panggil " Bapak "
Malam yang menjadi waktu perpisahan raga yang penuh amarah dengan raga yang sudah lelah atas penghakiman orang - orang yang dikasihi
Sungguh bukan takdir yang bersalah atas semua ini
Nasib hanya sedang mempertunjukkan bahwa ada kisah sedih yang sedang terjadi
Waktu yang tidak pernah memberi peringatan batas untuk datang dan pergi
Seketika semua terbayarkan lunas dengan penuh airmata dan penyesalan diri
Cinta yang diberikan tak sesuai yang diimpikan
Kasih yang dicurahkan tak seperti yang dibayangkan
Waktu dan perhatian yang disajikan nyatanya tidak disambut dengan semestinya
Ketika semua usai hanya ada rutukan tangis yang menyedihkan
Ya, Bapak sudah mengajarkanku bahwa tidak ada ayah yang sempurna
Rasanya permintaan maaf dan ampunan untukku takkan pernah diberikan Tuhan padaku
Kenyataan menyadarkanku bahwa cuma Bapak yang bertahan untukku dengan segala amarahku
Dan cuma Bapak yang mampu mencintaiku dengan cara yang luar biasa tak tertebak
Tetaplah menjadi laki - laki yang pertama kulihat saat aku lahir ke dunia, Pak
Tetaplah menjadi laki - laki yang selalu tahu lebih awal pasangan yang seperti apa yang sedang bersamaku
Tetaplah bersamaku dalam setiap langkah hidupku meski sekarang Bapak sudah bersamaNya
Dan tetaplah menjadi laki - laki yang menjadi tempatku bertanya tentang hal bodoh yang sudah aku lakukan
Pelukan hangat dan erat dari Anak yang Tidak Tahu Diuntung untuk Bapak Galasa Marpaung 💔
Komentar
Posting Komentar