Ya, dia tidak pernah tiba - tiba muncul tanpa sebab
Setelah matahari yang terik, setelah hari terang yang bergejolak
Dia muncul memberitahukan bahwa teduh itu masih ada
Ya, dia teduh yang menghanyutkan
Gelapnya berangsur turun pelan namun pasti
Menenangkan segala kelelahan yang terbata
Senja yang tak pernah menuntut untuk disapa
Senja yang mengenyahkan lelah
Senja yang redupnya mendamaikan
Ketika menantinya bersama hati yang mengaduh
Berkasnya turun perlahan mendiamkan gaduh
Gelap menyertainya tapi tak pernah mengadu
Komentar
Posting Komentar