Ketika atributnya manusia
Segala hal baik / buruk menjadi biasa
Jika baik pastinya banyak pujian datang
Jika buruk akan kembali ke kodrat " cuma manusia biasa "
Ketika atributnya manusia
Jangankan hal yang lumrah, diluar nalar pun wajar
Jika lumrah pastinya banyak yang bisa terima
Jika diluar nalar ya kembali ke " cuma manusia biasa "
Ketika atributnya manusia
Mau berbuat baik atau buruk sepertinya maklum
Jika baik pasti diperlihatkan untuk perhatian publik
Jika buruk pastilah kembali lagi " cuma manusia biasa "
Ya, ketika manusia harus serba dimaklumi, dimengerti & dianggap wajar
Sebenarnya nilai manusianya dimana, serendah hewan / msh lbh berharga hewan
Atau lbh tepatnya para munafik pencari muka sedang berkumpul
Oh ya bahkan manusia ini lupa bahwa semakin sedikit manusia realistis yang berani berkata salah & semakin banyak manusia munafik yang lantang berkata benar
Pembenaran demi pembenaran hanya tameng sementara untuk si munafik
Karena sejatinya ketika fakta sebenarnya terkuak memang si realistislah yang dengan airmata sukacita mengucapkan syukur yang tak berkesudahan
Segala hal baik / buruk menjadi biasa
Jika baik pastinya banyak pujian datang
Jika buruk akan kembali ke kodrat " cuma manusia biasa "
Ketika atributnya manusia
Jangankan hal yang lumrah, diluar nalar pun wajar
Jika lumrah pastinya banyak yang bisa terima
Jika diluar nalar ya kembali ke " cuma manusia biasa "
Ketika atributnya manusia
Mau berbuat baik atau buruk sepertinya maklum
Jika baik pasti diperlihatkan untuk perhatian publik
Jika buruk pastilah kembali lagi " cuma manusia biasa "
Ya, ketika manusia harus serba dimaklumi, dimengerti & dianggap wajar
Sebenarnya nilai manusianya dimana, serendah hewan / msh lbh berharga hewan
Atau lbh tepatnya para munafik pencari muka sedang berkumpul
Oh ya bahkan manusia ini lupa bahwa semakin sedikit manusia realistis yang berani berkata salah & semakin banyak manusia munafik yang lantang berkata benar
Pembenaran demi pembenaran hanya tameng sementara untuk si munafik
Karena sejatinya ketika fakta sebenarnya terkuak memang si realistislah yang dengan airmata sukacita mengucapkan syukur yang tak berkesudahan
Komentar
Posting Komentar